Mengintip Isi Museum Sejarah Jakarta

Mengintip Isi Museum Sejarah Jakarta

10 Sep 2015   |   By Karolina Ketaren   |   1734 Views

coklatkita.com- Apa yang Sobat Coklat pikirkan pertama kali saat mendengar ibu kota? Kota penuh sesak akibat macet? Atau gedung-gedung pencakar langit? Hal itu memang akan kamu temui saat berkunjung ke Jakarta. Namun, tak ada salahnya juga bukan jika kita melihat Jakarta pada masa lampau. Ya salah satunya, pada masa penjajahan Belanda. Bagian-bagian dari sejarah pusat pemerintahan kita saat ini bisa dilihat salah satunya di Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah.

Museum ini terletak di kawasan Kota Tua. Ragam bangunan lama berdiri kokoh di tempat ini. Di zaman penjajahan, area ini digunakan untuk berbagai fungsi. Beberapa diantaranya, sebagai kantor administrasi, kantor pemerintahan Hindia-Belanda, ruang pengadilan, bahkan ruang penjara. Tepatnya setelah kemerdekaan di tahun 1974, gedung ini diesmikan sebagai Museum Fatahillah.

Museum Fatahillah

Untuk penamaan museum, ini diambil dari nama pahlawan yang berperan mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta. Tepatnya tanggal 22 Juni 1927, kota ini resmi menyandang nama baru, Jayakarta. Hingga sekarang ini, kita mengena hari itu sebagai hari ulang tahun dari ibu kota.

Nah, sekarang apa saja yang bisa kamu lihat dari museum ini? Faktanya, museum ini hampir bisa disebut sebagai ruang kosong. Pasalnya, perabotan zaman Belanda tidak selengkap dulu. Bahkan dokumen-dokumen Belanda saat berkuasa di Jakarta sudah tidak ada. Jadi, meskipun tadi dikatakan bahwa terdapat ruang kantor dan pengadilan, mungkin agak sulit mengenali mana ruang kantor ataupun yang lain. Yang masih tersisa adalah perabotan besar seperti meja berdiameter 1,6 meter berasal dari Sulawesi dulu.

Penjara Museum fatahillah

Di tempat ini, kamu juga bisa menemukan ruang tahanan yang konon dibagi untuk memenjarakan laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak. Ruangan akan terkesan sangat gelap dan mencekam karena minimnya ventilasi. Untuk berkeliling di dalam gedung kamu harus berhati-hati. Pastikan kamu menggunakan pegangan tangga untuk menghindari kecelakaan akibat sempit dan curamnya tangga.

Meskipun peninggalan dari tempat bersejarah ini cukup terbatas, Museum Fatahillah ini masih menyajikan pemadangan yang unik untuk dikunjungi. Tak perlu bingung untuk bertanya, karena pemandu wisata masih bisa membimbing kamu untuk mengetahui seluk beluk museum dan peninggalannya. Jadi, jangan lewatkan mengunjungi tempat ini ya!

Disarikan dari Harian Kompas

Sumber Gambar: indonesiakaya.com, anekatempatwisata.com dan tempatwisatamu.com

Tags : wisata , sejarah , indonesia , jakarta