Berburu Sejarah di Vihara Dewi Welas Asih

Berburu Sejarah di Vihara Dewi Welas Asih

26 Nov 2015   |   By Alfan Baedlowi   |   1584 Views

Coklatkita.com- Cirebon adalah kota di ujung Timur Jawa Barat dan langsung berdekatan dengan batas provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Letaknya yang berada di pesisir memang selalu menjadi pusat, baik itu pusat perdagangan, atau pusat penyebaran agama. Mungkin banyak dari Sobat Coklat yang sudah mengujungi Kota Udang ini.

Ditengah terkenalnya Cirebon dengan Wisata ziarah Sunan Gunung Jati, teryata ada sejarah lain yang berkaitan dengan Agama Budha. Salah satu buktinya adalah Vihara Dewi Welas Asih, yang berusia hampir 500 tahun. Vihara ini masih berfungsi sampai sekarang. Terbukti ketika tahun baru Imlek datang, maka orang-orang keturunan Tionghoa dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah biasa merayakan arak-arakan di tempat ini.

Vihara Dewi Welas Asih. Vihara ini terletak di Jalan Jl Kantor No 2. Dari depan, arsitektur dan atmosfer khas Tionghoa sudah terlihat. Warna emas dan merah mendominasi, ukiran berbentuk naga menyulur di tiang-tiang bangunan.

Vihara Dewi Welas Asih adalah salah satu bangunan cagar budaya. Salah seorang sukarelawan vihara mengatakan, vihara ini ditujukan untuk Dewi Kwan Im. Pada sejarahnya Vihara ini didirikan tahun 1595 dan usianya hampir 500 tahun.

Dilihat dari ruangannya, Vihara ini terbagi menjadi beberapa bagian. Altar utama terletak di bagian tengah, dikelilingi sesaji dan dupa. Selain itu ada lilin-lilin raksasa berdiri di banyak tempat, hal lain yang tidak kalah menarik adalah adanya satu dinding besar khusus cerita Dewa-dewi umat Tionghoa. Dinding tersebut juga berusia sama dengan Vihara Dewi Welas Asih.

Selain itu ada ruangan yang dijadikan tempat barongsai, dan benar saja barongsai dari Vihara ini cukup banyak mendapatkan prestasi baik itu nasional maupun internasional, salah satunya mendapay penghargaan dari kejuaraan barongsai di Penang, Malaysia.

Tips untuk Sobat Coklat yang bukan cuma mendapat foto perjalanan, tapi nilai kehidupan, ngobrol lah dengan penjaga dan sukarelawan yang menjaga tempat tersebut, ada banyak cerita menarik yang berkaitan dengan kehidupan.

Detik.com