TATO, Perihnya Budaya Bercampur Stigma

TATO, Perihnya Budaya Bercampur Stigma

27 May 2022   |   By Harymau   |   623 Views

Coklatkita.com - Sobat Coklat, Tato merupakan wadah dari sebuah identitas yang nyatanya bukan hanya populer menerjang dari negara barat. Nyatanya jauh sebelum tato yang kerap dianggap sebagai simbol dari orang kriminal, jahat dan pandangan negatif lainnya, tato telah menjadi bagian dari kebudayaan yang terbilang sakral bagi beberapa suku di Indonesia loh  Sobat. 

 

Suku Dayak salah satunya Sobat. Bagi sebgaian masyarakat suku Dayak, tato telah dianggap sebagai anggita tubuh yang terbilang sakral dan berkaiatan erat dang ragam ritual dan prosesi yang dijalakan.

 

Disisilain, Bagi suku Dayak tato pun memiliki fungsinya tersendiri Sobat, mulai dari penanda kepemilikan, jimat penangkal roh jahat, penghargaan atas keberanian, tanda senagai perantau ulung, hingga pembeda status sosial. Sementara itu, tato bagi perempuan suku Dayak hadir sebagai simbol bahwa ia telah siap untuk menikah.

 

Takhanya suku Dayak, tato suku Mentawai di Kepulauam Mentawai, Sumatra Barat pun yang konon disebut sebagai pemilik seni rajah tubuh tertua didunia melebihi Mesir pun memiliki kesakralannya tersendiri hingga menggambarkan pula keseharian dari masyarakanya melalui motif yang digunakan seperti: batu, hewan, tumbuhan, busur, panas, mata kail, duri rotan, tempat sagu sampai dengan binatang ternak Sobat Coklat.

 

Meski digadang-gadang sebagai seni rajah tertua didunia, tato dari suku Mentawai ini kini makin jarang ditemu Sobat, setidaknya kamu perlu datang ke ke Desa Madobak, Ugai dan Matotonan yang berada di hulu Sungai Siberut Selatan, Pulau Siberut, kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

 

Tato yang dulunya dianggap sakral di berbagai suku di Indonesia bahkan di dunia, nyatanya kini telah ngangalami perubahan makna hingga muncul beragam stigma hingga perdebatan Sobat. Pada awalnya memiliki makna dan simbol tertentu hingga perlu syarat khusu, kini siapa saja yang telah dewasa dan tau resiko sah - sah saja untuk menato tubuh dengan motif yang inginkan, namun harus siap dengan ragam pandangan. 

 

Tags :